Kontrol VPS Anda Hanya di Satu Dashboard

Buy Now
Online-kan Segera Website Anda!
Didukung oleh SSD Enterprise dan Webserver Nginx yang membuat website Anda super cepat.
Interface Plesk menyajikan pengalaman pengguna yang lebih mudah.
Tunjukkan pada dunia, apa yang Anda tawarkan!
Dapatkan pelanggan di seluruh belahan dunia!
Register Domain
Temukan domain impianmu.
Rp197.400
Rp15.800
Rp14.600
Rp365.000
Rp233.800
Transfer Domain
Transfer & Perbarui Domain Anda ke Cloudku Sekarang
Ide Hebat Dimulai dengan Nama Domain yang Hebat!
Pilih nama domain sesuka Anda!
Pesan sekarang sebelum diambil orang lain!
Server dengan Performa Tinggi
Speed up to 500Mbps Rasakan sendiri betapa cepatnya berlayar di sever kami!
Nikmati mudahnya mengelola VPS melalui dashboard kami!

Segera Custom Sekarang!
Penawaran terbatas! Ambil kesempatan Anda! Datacenter kami berada di Tier III Koneksi up to 10Gbps

Tidak ada yang lebih profesional daripada alamat email yang dipersonalisasi dengan nama domain Anda sendiri.
Anda Cukup Fokus pada Bisnis Anda!
Biarkan website menjadi urusan kami. Custom website Anda, tim kami siap mewujudkan mimpi Anda!
Custom sekarang!

Amankan Sistem Anda!
Memastikan sistem Anda aman dari malware,ransomware dan virus lain.
Compatible di semua device.

Cek Dokumentasi Kami!

Mari belajar bersama.
Layanan Anda bermasalah? Bukan hal yang mustahil lagi untuk memperbaiki sendiri!"
We Are available 24/7 to help answer question and solve your problems.

ContacT US

Contact Form

Apa itu Node.js? Pengertian, Fitur, Fungsi, & Arsitekturnya!

by Alivia Affandi / November 15, 2022
Apa itu Node.js

Halo Sobat Cloudku,

Mungkin banyak dari kalian familiar dengan Node.js, namun tahukah kalian kapan Node.js mulai dipublikasikan?

Sebelum kita membahas lebih dalam mengenai Node.js mari kita telisik situasi Node.js pada zaman dahulu. Sesuai dengan namanya, Node.js merupakan pengembangan dari Javascript. Javascript merupakan bahasa pemrograman yang hanya berjalan pada sisi browser/client. Dahulu Javascript merupakan bahasa untuk front-end yang mana browser merupakan tempat satu-satunya yang dapat mengeksekusi kode Javascript. Oleh karenanya, untuk mengembangkan backend, developer perlu menggunakan bahasa pemrograman yang berbeda.

Inilah yang mendorong banyak developer untuk mengembangkan Javascript sebagai bahasa pemograman yang berjalan di sisi server. Namun belum ada yang berhasil, baru di tahun 2009, Ryan Dahl berhasil menciptakan Node.js. Ternyata Node.js menjadi sangat populer hingga banyak digunakan oleh perusahaan besar seperti Netflix, Uber, Paypal dan eBay.

Apa itu Node.js?

Node.js merupakan perangkat lunak yang didesain untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan ditulis dalam sintaks bahasa pemrogaman JavaScript. Dengan Node.js kita dapat menjalankan kode JavaScript dimanapun, tidak hanya terbatas pada lingkungan browser. Node.js merupakan software open-source yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi jaringan dan aplikasi server-side yang real-time dan bisa dikembangkan sesuai kebutuhan.

Fitur Penting dari Node.js

Node.js memiliki arsitektur yang berbeda dari kebanyakan bahasa pemrograman lainnya, tetapi perbedaan ini dianggap lebih efektif. Tidak semua aplikasi dapat dibangun dengan Node.js, tetapi semakin banyak konsep bahasa pemrograman yang berbeda semakin efektif Anda dapat menggunakannya. Misalnya, ketika berurusan dengan tugas-tugas dengan penggunaan CPU yang tinggi, Node.js dengan konsep single-threaded bukanlah tempat yang baik untuk membangunnya. Tugas-tugas ini dapat menghalangi tugas utama untuk menangani permintaan lain. Node.js sangat cocok untuk tugas-tugas data-intensif dan analitik real-time. Berikut adalah beberapa fitur Node.js yang paling umum:

- Asynchronous & Event-driven

Berbeda dari kebanyakan bahasa pemrograman, Node.js bersifat Asynchronous atau non-blocking yang mana tidak memblokir proses lain sembari menunggu satu proses selesai. Node.js berjalan dengan basis event (event-driven). Event-driven adalah paradigma pemrograman di mana aliran program ditentukan oleh peristiwa (output atau tindakan pengguna atau pesan dari program lain).

- Super Cepat

Eksekusi kode di Node.js sangat cepat karena yang digunakan adalah Engine Javascript dari Google bernama V8 yang juga merupakan engine yang dipakai oleh browser Google Chrome.

- Single-Threaded

Banyak bahasa pemrograman yang menggunakan multi-thread. Daripada menunggu respons hingga selesai dan memblokir thread lain, Node.js akan terus mengerjakan task berikutnya. Inilah yang membedakan Node.js dengan bahasa pemrograman lain. Dengan menggunakan single-thread maka Node.js dinilai mampu menangani sejumlah besar permintaan secara bersamaan karena untuk mengerjakan task berikutnya tidak perlu menunggu task sebelumnya selesai dikerjakan.

Untuk Apa Penggunaan Node.js?

Node.js sengaja diciptakan untuk aplikasi dengan proses I/O yang intensif seperti network server atau backend API. Berikut tugas-tugas yang biasanya menggunakan Node.js dalam membangunnya:

  • Data Streaming
  • Proxy sisi server
  • Chatting secara real time
  • Dashboard untuk memantau sistem
  • REST API
  • Aplikasi Single Page
  • Aplikasi yang menggunakan application program interface (API) JavaScript Object Notation (JSON)

Arsitektur Node.js

Karena Node.js merupakan sebuah platform, maka ada dua komponen utama di dalamnya, yaitu Engine Javascript V8 Google dan Libuv Library. Node.js juga menggunakan dua desain pattern yaitu façade dan object pool. Berikut penjelasan dari masing-masing komponen:

- Engine V8

Engine V8 merupakan compiler Javascript yang dibuat menggunakan bahasa C++ oleh Google. Oleh karenanya kode Javascript dapat decompile menjadi kode tingkat assembly. Engine V8 terdiri dari tiga komponen:

  • Compiler bertugas untuk mengubah kode Javascript ke dalam bahasa pemrograman lain.
  • Optimizer bertugas untuk menciptakan abstract syntax tree menjadi static single assignment.
  • Garbage Collector bertugas untuk membagi penyimpanan menjadi penyimpanan lama dan baru.

- Libuv Library

Libuv Library adalah Library dari C++ yang berfungsi untuk mengolah proses operasi asikon I/O yang terjdi pada Node.js dan main event loop. Didalamnya juga bisa digunakan untuk menangani thread pada setiap operasi I/O melalui thread pool reverse.

- Design Pattern

Node.js menggunakan 2 design pattern yaitu object pool dan façade.

  • Object Pool -berisi kumpulan objek yang digunakan untuk task tertentu.
  • Façade -design pattern untuk memberikan view antarmuka pada body kode

Kesimpulan

Meskipun saling berkaitan, Node.js dan Javascript adalah dua hal yang berbeda. Node.js merupakan platform yang didesain untuk mengembangkan aplikasi berbasis web dan ditulis dalam sintaks bahasa pemrogaman JavaScript. Sedangkan Javascript merupakan bahasa pemrograman yang digunakan utuk membuat web agar terlihat interaktif dengan animasi. Javascript digunakan bersamaan dengan HTML dan CSS.

Semenjak diciptakannya Node.js , tentu menaruh kemudahan tersendiri dari sisi developer. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya developer yang sudah menggunakn Node.js seperti perusahaan Netflix, Uber, Paypal dan eBay.

Nah Sobat Cloudku, bagi kalian yang ingin menguji projek Node.js kalian , Sobat bisa membeli hosting di cloudku.id . Semua hosting di cloudku.id sudah ada fasilitas untuk Node.js lho. Hanya dengan Rp. 8.880 saja Sobat bisa menikamti fasilitas Node.js.

Yuk kepoin fasilitas apalagi yang diberikan untuk hosting seharga 8ribuan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

We Accept
@ 2022 Cloudku subsidiary PT Menara Sinar Semesta. All rights reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram