Telah Hadir Kembali Plesk Hosting NVME Jakarta yang Super Cepat!

Buy Now
Online-kan Segera Website Anda!
Didukung oleh SSD Enterprise dan Webserver Nginx yang membuat website Anda super cepat.
Interface Plesk menyajikan pengalaman pengguna yang lebih mudah.
Tunjukkan pada dunia, apa yang Anda tawarkan!
Dapatkan pelanggan di seluruh belahan dunia!
Register Domain
Temukan domain impianmu.
Rp215.495
Rp17.248
Rp15.938
Rp365.000
Rp244.315
Transfer Domain
Transfer & Perbarui Domain Anda ke Cloudku Sekarang
Ide Hebat Dimulai dengan Nama Domain yang Hebat!
Pilih nama domain sesuka Anda!
Pesan sekarang sebelum diambil orang lain!
Server dengan Performa Tinggi
Speed up to 500Mbps Rasakan sendiri betapa cepatnya berlayar di sever kami!
Nikmati mudahnya mengelola VPS melalui dashboard kami!

Segera Custom Sekarang!
Penawaran terbatas! Ambil kesempatan Anda! Datacenter kami berada di Tier III Koneksi up to 10Gbps

nama@bisnisanda.com
Tidak ada yang lebih profesional daripada alamat email yang dipersonalisasi dengan nama domain Anda sendiri.
Anda Cukup Fokus pada Bisnis Anda!
Biarkan website menjadi urusan kami. Custom website Anda, tim kami siap mewujudkan mimpi Anda!
Custom sekarang!

Amankan Sistem Anda!
Memastikan sistem Anda aman dari malware,ransomware dan virus lain.
Compatible di semua device.

Cek Dokumentasi Kami!

Mari belajar bersama.
Layanan Anda bermasalah? Bukan hal yang mustahil lagi untuk memperbaiki sendiri!"
We Are available 24/7 to help answer question and solve your problems.

ContacT US

Contact Form

Snapshot dan Backup, Apa Perbedaannya?

by Alivia Affandi / Desember 30, 2022
Perbedaan snapshot dan backup

Snapshot dan backup merupakan suatu istilah dalam dunia IT yang memiliki arti yang hampir sama. Sama sama untuk memastikan keamanan data dengan metode pencadangan. Kedua hal ini memang kerap kali disamakan karena secara fungsi umumnya memang digunakan untuk mencadangkan. Namun tahukah kalian, apa perbedaan dari keduanya?

Ya ya ya, di era teknologi yang semakin maju, tentu pencadangan merupakan hal yang wajib dilakukan. Mengingat banyaknya peristiwa tak terduga yang tiba-tiba muncul dan berpotensi menghilangkan data. Backup dan snapshot adalah solusinya. Kedua hal ini sangat berbeda satu sama lain karena masing-masing menawarkan kasus penggunanya sendiri.  Anda sudah sangat tepat berada di artikel ini karena didalamnya akan membahas mengenai apa itu snapshot dan backup serta apa perbedaan keduanya.

Apa itu Snapshot?

Snapshot merupakan tindakan mencadangkan yang bertujuan untuk mencegah data hilang akibat gagalnya proses pengembangan. Dengan kata lain, snapshot adalah foto sistem file pada server. Sehingga ketika seseorang ingin mengembangkan suatu sistem maka sebelumnya dia akan mengambil snapshot. Saat proses mengalami error, maka pengembang tak perlu khawatir karena sistem dapat di rollback ke keadaan saat snapshot diambil.

Snapshot dapat mencadangkan data sistem server seperti memori sistem virtual, pengaturan mesin virtual dan pengaturan disk mesin virtual. Dalam hal ini ketika Sobat melakukan pengambilan maka secara otomatis akan melakukan pencadangan pada seluruh sistem.

Snapshot hanya bisa disimpan pada induk server virtual mesin, oleh karena itu snapshot paling baik digunakan dalam waktu jangka pendek agar tidak membebani internal sistem.

Kelebihan Snapshot

Berikut keuntungan menggunakan snapshot:

  • Data hasil snapshot berukuran kecil karena hanya menyimpan metadata bukan duplikat file murni.
  • Snapshot dapat dibuat dengan cepat dan mudah tidak terlalu berpengaruh pada server.
  • Pemulihan data hasil snapshot cepat.
  • Snapshot dapat dijadwalkan ataupun diambil sewaktu-waktu ketika memerlukan pencadangan sistem.

Kekurangan Snapshot

Berikut kekurangan snapshot:

  • Snapshot hanya bisa disimpan pada server cloud provider, sehingga jika penyimpanan cloud provider bermasalah maka akan mempengaruhi hasil snapshot Anda.
  • Snapshot yang terlalu banyak akan memperlambat performa server cloud provider. Oleh karena itu, biasanya cloud provider membatasi berapa kali bisa take snapshot.

Apa itu Backup?

Backup adalah tindakan untuk mencadangkan file dengan menyalin file sistem ke dalam penyimpanan sekunder. Biasanya hasil backup dibundel dalam arsip dan disimpan di lokasi yang berbeda dari sumber aslinya. Hal ini tentu bertujuan untuk mengantisipasi ketika terjadi kerusakan sistem atau bahkan kehilangan data.

Data backup tidak terhubung dengan mesin virtual karena file ini disimpan pada penyimpanan eksternal. Inilah yang membedakan antara backup dan snapshot. Backup adalah salinan data yang terisolasi yang dengan mudah dipindahkan ke lokasi yang kita inginkan, tidak seperti snapshot.

Backup bisa disimpan pada lokasi penyimpanan di luar lokasi penyimpanan utama, oleh karena itu backup merupakan pencadangan yang baik digunakan dalam waktu jangka panjang.

Kelebihan Backup

Berikut keuntungan menggunakan backup:

  • Data backup dapat diakses dari aman saja dan kapan saja.
  • Data backup dapat dipindahkan ke cloud storage, lokasi di luar lokasi utama bahkan ke datacenter.
  • Sangat cocok untuk perlindungan jangka panjang.

Kekurangan Backup

Berikut kekurangan menggunakan backup:

  • Proses pencadangan dapat memakan waktu yang lama sesuai dengan volume data yang dibackup.
  • Data hasil backup adalah murni salinan dari data yang dibackup sehingga arsip hasil backup akan sama dengan volume data yang dibackup. Misalnya data yang dibackup sebesar 5GB maka ketika kita melakukan backup, arsip hasil backup juga sebesar 5GB. Ini akan sangat memakan penyimpanan.

Rangkuman: Apa Perbedaan Utama Antara Snapshot dan Backup?

Snapshot adalah semacam “foto” langsung dari sistem file server. Data yang diambil termasuk segala sesuatu tentang server tepat pada saat diambil. Sedangkan backup adalah dupilkat dari file atau jenis data apapun yang biasanya disimpan dalam arsip.

Berikut beberapa perbedaan utama dari keduanya:

Perbedaan Snapshot dan Backup

Kesimpulan

Snapshot sering kali disamakan dengan Backup karena memiliki fungsi utama berupa pencadangan. Namun sejatinya fungsi mereka sangat berbeda. Bagaimana Sobat? Sudah paham mengenai perbedaan backup dan snapshot?

Keduanya bisa dikombinasikan dengan epic untuk menciptakan data dan proses pengembangan yang aman. Tak perlu khawatir akan adanya error untuk coba konfigurasi baru. Dengan adanya fitur snapshot tentu mudah bagi kita untuk mengembalikan pengaturan mesin virtual ke keadaan sebelum error.

Cloudku telah didukung oleh kedua fitur, yaitu backup dan snapshot. Maka dengan mudah Sobat bisa melakukan pengembangan mesin virtual Sobat dengan aman dan tenang. Layanan Cloudku (VPS Artisan dan VPS Klasik), keduanya telah dilengkapi fitur create backup dan snapshot secara mandiri. Sehingga Sobat bisa dengan mudah melakukan restore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

We Accept
@ 2022 Cloudku subsidiary PT Menara Sinar Semesta. All rights reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram